Tentang Saya

undip

Undip Semarang

Saya adalah penyuluh di BNN Kabupaten Serdang Bedagai yang bergabung sejak 1 April 2013. Basic pendidikan saya adalah Sarjana Ilmu Komunikasi tapi sayangnya titelnya masih S.Sos yang diperoleh dengan susah payah dengan waktu tempuh selama 4,7 tahun di Universitas Diponegoro Semarang. Dulunya kampus kami di tengah kota, tepatnya di Pleburan tetapi sekarang sudah dipindahkan ke daerah pinggiran Tembalang.

ruang

Majalah Ruang

Sebagai orang yang berlatar belakang ilmu komunikasi, saya awalnya berkecimpung di dunia jurnalistik. Saat masih kuliah saya sempat bergabung di Majalah Ruang milik salah satu magister di Undip yang terbitnya hanya beberapa bulan saja. Gagal di Majalah Ruang, saya lalu berlabuh ke Harian Sore Wawasan. Di sana saya menghabiskan waktu sekitar 2 tahun, jadi saya tidak sempat merasakan bagaimana pedihnya pengangguran.

wawasan

Harian Wawasan

Di Harian Sore Wawasan ini saya kebetulan dapat job desk di bidang seni, budaya, dan hiburan. Jadilah hidup saya waktu itu seperti kalong karena jam kerja yang tidak normal. Tapi saya sangat menikmatinya karena gaulnya sama artis-artis dan bebas keluar masuk tempat hiburan.

harjo

Harian Jogja

Setahun setelah lulus kuliah saya menjadi jenuh dengan kehidupan malam yang saya jalani. Tawaran seorang kawan untuk bekerja di sebuah media baru yang masih unyu-unyu di Jogja menggoyahkan iman saya. Saya pun akhirnya berlabuh di Kota Jogja meski melalui perjalanan darat. Harian Jogja menjadi tempat saya menikmati hidup selanjutnya selama hampir 4 tahun.

Meski kadang jenuh mendera, tetapi sedikit demi sedikit saya berpikir bahwa mungkin menjadi seorang jurnalis adalah takdir saya. Saya menemukan banyak hal di Jogja mulai suasana yang baru. Kenyamanannya, keramahan orang-orangnya, bahkan kekasih yang kelak menjadi istri sayapun saya temukan di kota gudeg itu.

kantor bnnk sergai

BNN Kabupaten Serdang Bedagai

Hingga akhirnya kekasih saya meminta saya untuk menemaninya ikut tes CPNS BNN di Jakarta, di situlah takdir saya berubah. Saya berpikir kenapa tidak sekalian ikut daftar juga, untung-untung bisa lulus. Dan memang kenyataannya seperti itu, saya lulus tapi kekasih saya tidak.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, akhir tahun 2012 saya merasakan anugerah yang luar biasa. Pada tahun itu saya resmi jadi CPNS BNN sekaligus mengakhiri masa lajang. Saya pun ditempatkan di Satker Serdang Bedagai yang waktu tempuhnya dengan rumah saya di Medan memakan waktu 1,5-2 jam.

Sejak saat itu saya menikmati hari-hari saya sebagai seorang penyuluh di BNN Kabupaten Serdang Bedagai. Banyak tantangan yang dihadapi tetapi saya tetap berkomitmen untuk bisa memberikan warna dalam upaya P4GN yang dalam bahasa gaulnya lebih banyak disebut Pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika. @esdrasidialfero

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s