Kiat Agar Terhindar dari Penyalahgunaan Narkoba

Pelajar di Kecamatan Dolok Masihul melakukan tes urine sebagai bentuk dukungan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan

Pelajar di Kecamatan Dolok Masihul melakukan tes urine sebagai bentuk dukungan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan

Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan, jika dilihat latar belakangnya ada tiga kategori penyalah guna Narkoba di Indonesia yaitu pekerja 51%, pelajar/mahasiswa 27% dan pengangguran 22%. Warning keras patut ditujukan bagi generasi muda karena persentasenya sangat mengkhawatirkan.

Bukan apa-apa, generasi muda adalah pemegang tongkat estafet kepemimpinan nasional di masa yang akan datang. Terbayang enggak kalau seumpanya pemimpin di masa yang akan datang adalah anak-anak muda yang saat ini terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba? Amint-amit jabang bayi.

Dilihat dari aspek psikologisnya, generasi muda terutama para remaja memang sangat rentan menjadi korban penyalahgunaan Narkoba. Penyebabnya beragam mulai dari sekadar iseng, pergaulan tak sehat, frustrasi berkepanjangan, pencairan jati diri, hingga keluarga yang tak harmonis.

Tapi sebenarnya hal itu bisa dihindari kok. Semuanya tergantung bagaimana kita membentengi diri sehingga mampu menahan  godaan meskipun dihadapkan pada kondisi yang benar-benar genting.

Berikut ini tips dan trik untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba:

  1. Pahami dampak buruknya

Keterbatasan pengetahuan bisa membuat seseorang kurang menyadari betapa bahayanya jika Narkoba disalahgunakan. Jika kamu sudah mengetahui dampak buruknya, yakinlah dirimu tak akan mau dan berani menyentuhnya.  Di era internet sekarang tak susah bagi para remaja untuk mengakses informasi-informasi mengenai bahaya penyalahgunaan Narkoba. Carilah informasi sebanyak-banyaknya dan bagikanlah ke teman-temanmu.

  1. Berani mengatakan “tidak!”

Ketegasan sikap dibutuhkan dalam menolak penyalahgunaan Narkoba. Sekali kamu menunjukkan sikap yang tidak tegas atau ragu-ragu, maka godaan akan semakin datang bertubi-tubi. Dengan berani mengatakan “tidak!” setiap kali ada tawaran berarti kamu telah melindungi dirimu dari kemungkinan-kemungkinan buruk.

  1. Selektif dalam pergaulan

Teman-temanmu adalah gambaran kepribadiannmu. Jika kamu bergaul dengan orang-orang yang berprilaku baik maka kamu pun akan berusaha untuk berprilaku seperti mereka. Bartahanlah dalam komunitas seperti itu. Sebaliknya jika kamu terlibat dengan pergaulan yang kurang sehat, ada kemungkinan kamu juga akan terpengaruh. Tak perlu berlama-lama, tinggalkanlah mereka.

  1. Salurkan minat, bakat dan hobi

Waktu luang yang tidak dimanfaatkan dengan baik seringkali membuat remaja terlibat dalam pergaulan negatif. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya kamu mengisi waktu luang untuk kegiatan-kegiatan yang positif misalnya saja menyalurkan minat, bakat maupun hobi. Alangkah luar biasanya jika minat, bakat dan hobi yang kamu miliki kelak bisa membuatmu bisa menjadi seseorang yang berprestasi.

  1. Aktif dalam kegiatan keagamaan

Agama adalah benteng pertahanan terakhir dalam upaya mencegah penyalahgunaan Narkoba. Teguh menjalankan ajaran agamamu akan membuatmu semakin tangguh menolak tawaran menyalahgunakan Narkoba karena pada prinsipnya semua agama melarang penyalahgunaannya. Aktif dalam kegiatan keagamaan juga akan mengurangi waktumu bergaul dengan orang-orang yang bisa berpengaruh buruk para dirimu.

| Esdras Idi Alfero Ginting S.Sos | @esdrasidialfero | esdras.idialfero@gmail.com |

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s